renungan

menjalani kehidupan sudah selama 25 tahun, dan pada akhirnya bertanya: apa sebenarnya tujuan hidup ini. demi uang? demi pekerjaan yang tiada henti? demi keluarga? demi kekayaan? demi apaaaa???

sampai pertanyaan ini muncul selalu dan selalu..

waktu terus berjalan selama nyawa masih ada. dan jam terus berputar… aku renungkan dan aku pikirkan…

kalo ditanya, apakah aku punya cita-cita??? yap..ada. aku ingin menjadi seorang dosen Pendidikan. apakah aku ada pekerjaan? well, pekerjaanku adalah seorang guru.

so, apalagi yang sebenarnya aku paling inginkan.. setelah aku pikirkan, aku ternyata mengalami kejenuhan.

ada yang salah dengan caraku menjalani kehidupan, aku hanya berusaha melakukan segala sesuatunya sebagai suatu kewajiban tanpa aku berikan makna dalam setiap kegiatanku. aku menjalani semuanya karena kewajiban, dan itu salah besarrr.. tak seharusnya aku seperti itu.

kini pikiran yang harus ada adalah bahwa semua adalah suatu kepercayaan dimana suatu saat harus aku pertanggung jawabkan kepada Tuhanku. aku yakin Tuhan bukan ingin menyiksaku atau aku menjalani semuanya seperti robot, Tuhan pasti ingin aku menikmati semuanya, dan bersyukur melalui semuanya. yapp..mengeluh dan membandingkan diri dengan orang lain menjadi suatu bumbu yang membuat hidup ini menjadi semakin tidak asik..

hidup ini asik..benar-benar asiiikkk.. jika kita tau cara menikmati hidup ini.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s